Baru Aku Tahu Di Wisuda
Hingar bingar hari wisuda. Senin yang dinanti pasca sidang skripsi. Ketukan palu pak ketua. Lantunan ayat suci sang peqori. Duhai.. Hari yang dinanti oleh mereka pengarung lautan ilmu sejak 4tahun lalu.. Deg-deg-deg.. Sesaat sebelum anting-anting kan dialihkan. Bibir tak enggan terangkat bahagia. Jari jemari d atas telapak tangan yg beradu. Gemuruh tawa bangga mereka. Nyanyian rampak mengiring. Melengkapi bahagia senin kemarin. Seketika mereka tersedak. Senyum tersungging bahagia.. Menjadi senyum terurai haru.. Dia.. Sahabat yang lahiriah tak sesempurna kita. Menuai syair indah, lagu syahdu sang penyanyi. "Wahai.. Pemilik nyawaku.. Betapa lemah diriku ini".. Ruang sidang bertaBur haru.. Suaranya menyatukan keramaian menjadi keheningan. Terhenti, kegiatan mereka.. Terfokus padanya. Kebanggaan, karna mereka meraih bersama orang-orang luar biasa. Pun kita berurai air mata bangga.. Esok kan kita raih kakak.. Pun semangat dari mereka, "lahiriah usahkau membat...