Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

maaf... aku mulai bingung beri judul..

Bismillahirrohmaanirrohiim Maaf, kupanggil engkau “kang” Dalam pengarungan hidupku, tak kuingkari hadir gemuruh yang memperingatkan bahwa segera akan ada ombak datang, yang semakin mendekat dan semakin mendekat, yang apabila layarku tak cukup kuat maka tenggelamlah aku. Tak ada yang sia, yang Tuhan cipta. Begitupun si buas ombak. Ia-lah yang akan mampu sampaikanku ke tempat di mana aku-kan berlabuh. Dan kemudian, aku panggil kamu “kang” wahai ombak.. Perjalananku menuju pelabuhan di sana telah kumulai, kuberjalan di atas limpahan air penghasil garam itu. Aku tak menyangka begitu banyak yang menyertaiku, sahabat…ikan yang beragam jenis pun indah, bentangan harapan luas sang laut. Tapi, akulah yang perahu nelayanpun lebih kuat dari tubuhku, lebih kokoh dari komponen-komponen yang membangunku. Yang layarku terkadang tak begitu mampu menguatkanku. Akankah aku hanya menggigil ketakutan, ketika gemuruh mengingatkan bahwa akan ada gelombang, akan ada ombak yang aku sendiri tak tau,,a...

kecewanya..

Aku tulis, waktuku bersedih,, kuceritakan tentangku yang tak pernah mampu mengukir senyum di raut wajah ayah dan bunda. Bundaku memanggil,,, berulang kali tapi takkunjung aku mendengarnya, atau tak kunjung aku hiraukan?? Entahlah, aku tak mendengarnya,… “bundamu bersedih sejak di sekolah tadi?”, ungkap kakak… hati semakin takut,, “oh bunda…maafkan akuuuuuuuuuuuu” Masih akan adakah sayangmu untukku,,,, Maaf bunda,,, Lagi aku buatmu kecewa Maaf ayah,,, Lagi aku buatmu kecewa Maaf bunda,,, Lagi yang kuberi kecewa Maaf ayah,,, Lagi yang kuberi kecewa Maaf bunda,,, Lagi yang kuurai kecewa Maaf ayah,,, Lagi yang kuurai kecewa Maaf bunda,,, Lagi kucurah sedih karena kecewa Maaf ayah,,, Lagi kucurah sedih karena kecewa