Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sebuah Cerita

Cerita Di Balik Nama

Gambar
"Cerita di Balik Nama"   Alasan knp m'gunakan O Ya Awalia sebagai nama Pena, Oya adalah nama kecilku. Panggilan ini terdengar sederhana dan beda, secara makna semoga aku tetap sederhana dan beda. . -☆{kalo berdasar cerita mamah Oya ini tadinya Ulya , nama seorang anak kecil yg manis, lucu dan cerdas (semoga menjadi berkah utk kami) tapi dialeknya anak kecil ( cadel ) maka jadilah Oya}☆- . Knp penulisannya O dan Ya dipisah, tidak ada kekhususan, hanya terinspirasi dari seorang penulis luar biasa yg bernama pena Gol A Gong biasa dipanggil Kang Golagong , dengan keterbatasan yang dimilikinya, beliau tetap bisa menjelajahi dunia lalu menuliskan apa yag telah ditemukan. Dan itu menjadi semangat tersendiri untukku, -note: terbatas itu versi manusia, karena kita punya Allah Yang Maha Tidak Terbatas- . Akhirnya, di bagian belakang aku tetap gunakan nama tengah "resmi" pemberian orang tua yakni Awalia , sbg kesyukuran anak pertama dn ...

Selamat Hari Lahir

Gambar
Teruntuk Adikku Tersayang... Hari ini, hari ke tujuh pada satu bulan yang berinisial sama dengan nama kita  Terasa lebih istimewa kehadirannya Seperti enam belas tahun yang lalu  Hari ini, memang tak ada perayaan apapun  Tak ada tiupan balon, lagu-lagu ataupun kue berlilin untuk ditiup  Namun.. Hari ini tetaplah istimewa Seperti enam belas tahun yang lalu  Selamat Hari kelahiranmu, de..  Tumbuhlah dewasa dan menjadi akhwat yang shaliha  Kejarlah citacitamu menjadi kunci syurga untuk Mamah dan Bapak  Nampaknya usia ini bertambah  Namun sejatinya berkuranglah ia Maka tambahlahlah kebaikan-kebaikanmu Trimaksih telah ikhlas berbagi kasih dengan teteh..  Tetaplah menjadi adik yang manis..  Met Milad Nurul Sani Hildayati 7 November 2000

-----Tasyakur Wisuda-----

Gambar
My Graduation, 9 Januari 2016. Tepat 3 hari sebelum usia saya menginjak 22 Tahun. Alhamdulillah wasyukurillah, kado teristimewa yang Allah SWT berikan kepada saya juga keluarga tentunya. Yupz, Wisuda... Sampai dititik ini, bukanlah perjalanan mudah. Terdapat waktu yang panjang yang kita fokuskan, tenaga, fikiran, dan berbagai hal lainnya pun tak hanya diri sendiri melainkan banyak orang terdekat terlibat dalam sebuah pengorbanan. Dukungan dan semangat, doa-doa banyak terpanjat. Terkhusus Bapak dan Ibu.... trimakasih yang sebesar-besarnya atas ketulusan, pengorbanan yang kalian berikan, tentunya inipun perjuangan kalian.. Adikku tersayang, terimakasih juga atas kesediaanmu yang tanpa mengeluh berbagi kasih dari orangtua kita semasa perjalanan ini... :) Khali, Mamah, Aku, De Nurul, Dika  Terimakasih kawan-kawan STAI Sukabumi Angkatan 2015, you're the best. Semoga Kalian Menjadi Orang yang Bermanfaat, Sukses Dunia dan Akhirat... Ours Moment STAI Sukabumi - PAI A-B Angk...

galau atau . . ?

Terkadang aku merasa kecemburuanku ini memuncak ketika mereka dg mudah mengungkapkan buah pikiran.. Dan kembang hati mereka.. -lalu aku hanya ingin menangis dalam, dan rasanya aku tak ayal hanya sebuah kesiasiaan untuk hidupku sendiri-.. Aku tak berani untuk katakan, "Pak aku ingin pergi dan pulang sendiri untuk kuliah".. "Bu, berikan aku kepercayaan untuk menyelesaikan tugas rumahku sendiri",, "Pak, Bu, aku ingin belajar membuatmu bangga, juga dengan caraku".. Aku pun tak sampai hati untuk bertanya kepada Dosen, "Pak, bagaimana agarku bisa bertanya?".. Akupun tak berani katakan, "Teman, maukah berteman denganku tanpa 'kepentingan'?" "Teman, apakah mau pergi ke perpus denganku?" "Teman, Aku ingin mengambil piutangku hari kemarin" ah.. rasanya aku malu untuk menanyakan semua hal.... Namun aku hendak sampaikan pada segenap nuraniku, 'berjalanlah dg pikiranmu,jika tak mampu merangkaklah dah...

maaf... aku mulai bingung beri judul..

Bismillahirrohmaanirrohiim Maaf, kupanggil engkau “kang” Dalam pengarungan hidupku, tak kuingkari hadir gemuruh yang memperingatkan bahwa segera akan ada ombak datang, yang semakin mendekat dan semakin mendekat, yang apabila layarku tak cukup kuat maka tenggelamlah aku. Tak ada yang sia, yang Tuhan cipta. Begitupun si buas ombak. Ia-lah yang akan mampu sampaikanku ke tempat di mana aku-kan berlabuh. Dan kemudian, aku panggil kamu “kang” wahai ombak.. Perjalananku menuju pelabuhan di sana telah kumulai, kuberjalan di atas limpahan air penghasil garam itu. Aku tak menyangka begitu banyak yang menyertaiku, sahabat…ikan yang beragam jenis pun indah, bentangan harapan luas sang laut. Tapi, akulah yang perahu nelayanpun lebih kuat dari tubuhku, lebih kokoh dari komponen-komponen yang membangunku. Yang layarku terkadang tak begitu mampu menguatkanku. Akankah aku hanya menggigil ketakutan, ketika gemuruh mengingatkan bahwa akan ada gelombang, akan ada ombak yang aku sendiri tak tau,,a...