Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

Lagi, Menunggu

Dalam deras ku berdiri. Beranjak atau tidak, tetap terguyur. Memandangi satu, satu, persatu si roda dua dan roda empat pergi. Ah. . Aku kembali menunggu. Bosan dalam setiap hari. Yang berlalu bersama menanti. Ah. . Semua tak pasti. Haruskah tetap berdiri? Perlukah berdiri lagi?

galau atau . . ?

Terkadang aku merasa kecemburuanku ini memuncak ketika mereka dg mudah mengungkapkan buah pikiran.. Dan kembang hati mereka.. -lalu aku hanya ingin menangis dalam, dan rasanya aku tak ayal hanya sebuah kesiasiaan untuk hidupku sendiri-.. Aku tak berani untuk katakan, "Pak aku ingin pergi dan pulang sendiri untuk kuliah".. "Bu, berikan aku kepercayaan untuk menyelesaikan tugas rumahku sendiri",, "Pak, Bu, aku ingin belajar membuatmu bangga, juga dengan caraku".. Aku pun tak sampai hati untuk bertanya kepada Dosen, "Pak, bagaimana agarku bisa bertanya?".. Akupun tak berani katakan, "Teman, maukah berteman denganku tanpa 'kepentingan'?" "Teman, apakah mau pergi ke perpus denganku?" "Teman, Aku ingin mengambil piutangku hari kemarin" ah.. rasanya aku malu untuk menanyakan semua hal.... Namun aku hendak sampaikan pada segenap nuraniku, 'berjalanlah dg pikiranmu,jika tak mampu merangkaklah dah...