Lagi, Menunggu

Dalam deras ku berdiri.
Beranjak atau tidak, tetap terguyur.
Memandangi satu, satu, persatu si roda dua dan roda empat pergi.
Ah. . Aku kembali menunggu.

Bosan dalam setiap hari.
Yang berlalu bersama menanti.
Ah. . Semua tak pasti.
Haruskah tetap berdiri?
Perlukah berdiri lagi?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagi menunggu

MencariMu dalam Gelapku