Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Puisi Saat Wisuda Lalu. . .

Riak masih terasa sendu justru terasa  Bunga-bunga masa depan tumbuh bersama ilalang  Samar.. kupandang  Meski pasangan bola mata kupinjam Aroma sedap merasuk ruang dengar penciuman  Membawa semilir..  Rindu akannya jua jumpaiNya  Alun lembut wujud diriNya  Tawadlu merdu refleksikannya  Sahaja kain balutannya   Aku.. Terkadang merasa hampa  Kala pundak ini 'nggondol' kantung  Beirisi tumpuk kertas salinan, helai catan-catatan badal  Pun kumpulan pemikiran berjilid,          yang lucunya urung kubaca  Dalih tetap kupahami atasnama kepatuhan   Tak sendiri gerak laju mata kaki Bersama para serdadu yang beragam motifnya  Namun... bias sama mencari cahaya Di jalan serentak lalu aku lupa batang penyangga lampu yang siap ku bawa  Padahal cahayapun belum seberapa  Hingga terjatuh, dan meminjam kuatan tempurung tuk merangkak  ...