Postingan

Laju Lambat

Aku hanya duduk di sini Pada kursi yang biru Bersandar jendela sambil menikmati laju Tadi hujan, begitu deras saat kutuju kursi ini Kemudian kubergegas tak peduli kuyup Kurebahkan badan dan mengangkat kaki Sampingku lengang kuberbangga hati Sessekali kusaksikan jalanan Dan ternyata terang Tak ada genangan atau sekedar jejak hujan Laju ini terasa cepat Tak ada lambat Kulirik masa, ternyata tak hemat Lalu kusaksikan jalan, lagi Tetiba kuteringat di sana Musim yang sama.. Penuh hiruk Dedaun wangi tak ada suara namun bergejolak Laju lambat Pulang, 19022019

Memahamimu seperti Memahamiku

Sejatinya setiap jiwa berkeinginan untuk dapat menjadi bagian dari orang yang dikasihinya, lebih luas menjadi bagian dari masyarakat. Tentu, tanpa bermaksud menguasai, melainkan sekedar membantu meringkan beban orang lain misalnya. Keinginan yang sepertinya mudah dan biasa saja. Padahal, akan berdampak besar jika dilakukan dengan penuh kesadaran. Ya, kesadaran. Kesadaran akan butuhkah orang lain atas bantuan diri kita, atau sesungguhnya kita-lah-kah yang membutuhkan membantu orang lain juga benarkah cara kita membantu atas kebutuhan orang lain itu. Pernahkah kamu merasakan hal itu? Pernahkah kamu tersadar akan hal itu? Setiap orang memiliki cara memahami dirinya, memahami keinginannya, dan memeiliki cara sendiri untuk memenuhi itu. Coba kita pahami... Tanpa ingin mengandalkan siapapun, seseorang berjuang mencurahkan segala kemampuannya untuk mencapai yang ia citacitakan. Hingga, bantuan orang lain ia anggap tiada guna, karena ia merasa tidak perlu, atau lebih sederhana ti...

Lagi menunggu

Dalam deras ku berdiri. Beranjak atau tidak, tetap terguyur. Memandangi satu, satu, persatu si roda dua dan roda empat pergi. Ah. . Aku kembali menunggu. Bosan dalam setiap hari. Yang berlalu bersama menanti. Ah. . Semua tak pasti. Haruskah tetap berdiri? Perlukah berdiri lagi? Cisaat, 2011 Aku; yang pernah merasa jenuh utk Menunggu

Pernahkah Kau...

Pernahkah kau merasa Sakit terlampau sakit Hingga tak mampu lagi Mendefinisikan sakit Pernahkah kau merasa Ingin menangis Tapi kau tak bisa menangis Karena sakitmu terlampau sakit Pernahkah kau merasa Sakit terlampau sakit Kau pun ingin menjerit Tapi tak ada suara selain kau mengadu Pernahkah kau merasa Ingin bergerak Tapi kau tak bisa menggeliat Karena sakitmu terlampau sakit --- Bersyukurlah di kala suka dan duka, Robbana dzolamnaa anfusanaa. 23/1/19 00:37 ---

Cerita Di Balik Nama

Gambar
"Cerita di Balik Nama"   Alasan knp m'gunakan O Ya Awalia sebagai nama Pena, Oya adalah nama kecilku. Panggilan ini terdengar sederhana dan beda, secara makna semoga aku tetap sederhana dan beda. . -☆{kalo berdasar cerita mamah Oya ini tadinya Ulya , nama seorang anak kecil yg manis, lucu dan cerdas (semoga menjadi berkah utk kami) tapi dialeknya anak kecil ( cadel ) maka jadilah Oya}☆- . Knp penulisannya O dan Ya dipisah, tidak ada kekhususan, hanya terinspirasi dari seorang penulis luar biasa yg bernama pena Gol A Gong biasa dipanggil Kang Golagong , dengan keterbatasan yang dimilikinya, beliau tetap bisa menjelajahi dunia lalu menuliskan apa yag telah ditemukan. Dan itu menjadi semangat tersendiri untukku, -note: terbatas itu versi manusia, karena kita punya Allah Yang Maha Tidak Terbatas- . Akhirnya, di bagian belakang aku tetap gunakan nama tengah "resmi" pemberian orang tua yakni Awalia , sbg kesyukuran anak pertama dn ...

Selamat Hari Lahir

Gambar
Teruntuk Adikku Tersayang... Hari ini, hari ke tujuh pada satu bulan yang berinisial sama dengan nama kita  Terasa lebih istimewa kehadirannya Seperti enam belas tahun yang lalu  Hari ini, memang tak ada perayaan apapun  Tak ada tiupan balon, lagu-lagu ataupun kue berlilin untuk ditiup  Namun.. Hari ini tetaplah istimewa Seperti enam belas tahun yang lalu  Selamat Hari kelahiranmu, de..  Tumbuhlah dewasa dan menjadi akhwat yang shaliha  Kejarlah citacitamu menjadi kunci syurga untuk Mamah dan Bapak  Nampaknya usia ini bertambah  Namun sejatinya berkuranglah ia Maka tambahlahlah kebaikan-kebaikanmu Trimaksih telah ikhlas berbagi kasih dengan teteh..  Tetaplah menjadi adik yang manis..  Met Milad Nurul Sani Hildayati 7 November 2000

-----Tasyakur Wisuda-----

Gambar
My Graduation, 9 Januari 2016. Tepat 3 hari sebelum usia saya menginjak 22 Tahun. Alhamdulillah wasyukurillah, kado teristimewa yang Allah SWT berikan kepada saya juga keluarga tentunya. Yupz, Wisuda... Sampai dititik ini, bukanlah perjalanan mudah. Terdapat waktu yang panjang yang kita fokuskan, tenaga, fikiran, dan berbagai hal lainnya pun tak hanya diri sendiri melainkan banyak orang terdekat terlibat dalam sebuah pengorbanan. Dukungan dan semangat, doa-doa banyak terpanjat. Terkhusus Bapak dan Ibu.... trimakasih yang sebesar-besarnya atas ketulusan, pengorbanan yang kalian berikan, tentunya inipun perjuangan kalian.. Adikku tersayang, terimakasih juga atas kesediaanmu yang tanpa mengeluh berbagi kasih dari orangtua kita semasa perjalanan ini... :) Khali, Mamah, Aku, De Nurul, Dika  Terimakasih kawan-kawan STAI Sukabumi Angkatan 2015, you're the best. Semoga Kalian Menjadi Orang yang Bermanfaat, Sukses Dunia dan Akhirat... Ours Moment STAI Sukabumi - PAI A-B Angk...